Tampilkan postingan dengan label Sersan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sersan. Tampilkan semua postingan

SERIUS TAPI PLESETAN - CALON KUPONG TIDAK BOLEH KAMPANYE!

DARI KEMARIK – Kampong Vobia semakin ramai semenjak diadakannya pesta democrazy yang diadakan untuk pemilihan Kupong berikutnya. Meskipun memang jabatan Kupong masih tersisa tinggal seratus tahun lagi. Tetapi demi iseng-iseng menghabiskan dana, sekaligus membuat kegiatan yang dilatar belakangi kehabisan ide, pencarian Kupong pun akan tetap dilanjutkan, dan berhasil terpilih 4 pasangan calon. Yaitu Zani dengan Zam Zam, Zani dengan Zam Zam, Zani dengan Zam Zam, dan Zani dengan Zam Zam.

Rencananya, pemilihan akan diadakan pada tanggal 14 februari, masa kampanye sepanjang bulan maret, dan penghitungan suara dilakukan Januari 2012. Tapi sebelum itu, para jurnalis Kampong Vobia malah mendatangi Kantor Pak Palsu alias panitia Koordinator Pengeliat Laporan dan keberlangsungan pemilihan umum. Hal ini dikarenakan, munculnya surat edaran dimana para calon kupong yang berjumlah sesuatu orang tidak boleh mengadakan kampanye baik itu melalui media salah cetak, maupun media rusak elektronik di kampong Vobia.

“Ini dak jelas, sebab kok Kupong dilarang kampanye saat ini? sedangkan pemilihan diadakan bulan februari, masak harus nunggu kampanye di bulan maret? apanye yang nak dikampanyekan? 4 pasang calon yang semuenye Zani Zam Zam ini kan harus bersaing sehat! kiape jadi kimacam itu?”
Dikatakan oleh Heri kepalak limak, sebagai salah seorang jurnalis di media Koran bekas kampong Vobia.

Mengenai protes ini pun, akhirnya kepala Pak Palsu, Zavier Zanneti berkomentar dan meminta maaf. “Kami minta maaf atas terjadinya kesalah-pahaman ini. Sejatinya, Kupong memang tidak boleh kampanye kalau masa pemilihan sudah selesai! jadi terpaksa, jadwal kampanye kupong nanti kita mundurkan dan berakhir sebelum januari.” Begitulah yang dikatakan Zavier Zanneti sambil di dalam kamp latihan inter Milan menjelang copa italia. Berhubung kampanye dimundurkan menjadi sebelum Januari, akhirnya… Kupong pun tetap masih tidak bisa kampanye! sebab otomatis, sekarang masa kampanye itu terpaksa sudah selesai…

INFORMASI GOKIL INI DIAMBIL DARI PROGRAM "SERSAN", 
SERIUS TAPI PLESETAN DI 

SERIUS TAPI PLESETAN - MBAH GUGEL MEMPERTANGGUNG JAWABKAN PERNYATAAN TENTANG KEDATANGAN KIAMAT DI TAHUN 2012.

Dari sure raga megrib sikit – Vobia, tahun 2012 sudah datang. Tapi ternyata perayaan tahun baru di kampong Vobia ternyata tidak ditanggapi terlalu meriah. Mengapa? Karena di satu sesi melalui media salah cetak kampong Vobia. Mbah Gugel menuturkan kedatangan Kiamat pada tahun 2012. Karena merujuk pada tanda penanggalan melalui kalender maya, dan ramalan akan berbadainya matahari.
Mendengar berita yang cukup meresahkan ini, berbondong-bondong masyarakat mendatangai rumah mbah gugel, dan bertanya… tapi ternyata ucapan Mbah Gugel semakin menguatkan ramalan tersebut.

“Kiamat memang akan datang, cuk! tapi.. kite dak perlu bersiap-siap! karena ini haya berdasarkan kalender maya, dan berbadainya matahari! Ndak ade hubungannya dengan kehancuran umat manusie!” hal ini dikatakan oleh Mbah Gugel begitu beliau masih sibuk rebonding rambut.

Mengapa Mbah Gugel bisa berkata seperti itu? ternyata setelah ditanyakan kembali. Kiamat yang dimaksudkan itu adalah orang yang bernama Ki Amat, teman seperjuangan beliau yang akan datang sepulang dari memancing ikan di kutub utara. Sedangkan, kalender Maya adalah kalender kepunyaan Mbah Maya, tetangga Mbah Gugel yang sering beliau datangi untuk PDKT setiap malam minggu. Dan bagaimana dengan berbadainya matahari? ternyata saat yang dimaksudkan itu adalah saat dimana Mata Bang Hari didera badai tangis, karena melihat ayahnya Ki Amat… pulang dari kutub utara dengan membawa seekor paus!

INFORMASI GOKIL INI DIAMBIL DARI PROGRAM "SERSAN", 
SERIUS TAPI PLESETAN DI 

SERIUS TAPI PLESETAN - RAMALAN TAHUN 2012 DARI MBAH GUGEL

DARI TADIK – kehadiran tahun 2012 yang terdapat di dalam kalender biasa, untuk masyarakat Kampong Vobia, nampaknya mempunyai cerita tersendiri bagi para penduduk yang ada. Seorang Peramal yang sama sekali tidak terkenal dan belum pernah meramal sekalipun, yaitu Mbah Gugel, mengatakan bahwa tahun 2012 akan penuh dengan kejutan dan pertikaian politik serta timbulnya kemarahan Alam.
Berikut hasil wawancara dan liputan tim investibasi di dalam Sersan news :

+ Mbah, kiape keadaan tahun 2012 ne menurut ikam?
“ya… menurut mbah, tahun 2012 ini akan panas cuk…”

+ Maksudnye panas mbah? Akan terjadi naiknye pemanasan global?
“ukan cuuuk, maksud mbah… di tahun ini… AC rumah mbah rusak… jadi, menurut mbah… tahun ini mbah akan kepanasan… gitula cerite e..

+ Oooh rupenye cuman itu. Nah mbah, kate mbah sendirik kalok tahun ini akan ade kejutan politik? Kejutan seperti ape itu?
“Kehehehehe…kejutan politik itu akan terjadi cuk! salah satunye adalah saat dimane Kupong dikejutek dari Keluang!"

+ beh kok bisak gitu? kiape ceritenye nanti?
“Ceritenye.. nanti.. Kupong akan kesedukan cuk.. jadi tepakse Keluang akan ngejutek die… dengan care besembunyek di balik lemari.. dan .. BA! Kepalak keluang muncul… Kupong tekejut… kesedukane baik…kehehehehe..”

+ Trus ape hubungane dengan dunia politik?
“Dak tau cuuuk, mbah jak bingung…”

+ Oh, Yaudah la mbah.. nah pertanyaan terakhir. Ape benar akan terjadi kemarahan Alam di tahun ini??
“Sangat benar cuk! Jadi… akher-akher ini.. mimang belau tu agak-agak sensitive gara-gara putus kan biake… so.. hati-hati!”

+ Duh, maksudnye ape mbah itu? kite kan membicarakan tentang kemarahan Alam?
“Justru itu cuuuk!Alam yang mbah maksud ini… adalah Bang Alam Habibi.. yang biase jadi tukang catut di pasar Skuter.. Jadi.. jangan sampai Bang Alam marah… lebe baik hati-hati! gitu!"

+ Astaga… kok jadi ngawur semue mbah? ape mbah ini benar tukang ramal?
“Kehehehe.. mbah ini ukang tukang ramal cuk! tapi tukang lamar! alias… mbah professional kalok disuro ngerayu cewek..! kehehehehe!"

+ aduh! iye la mbah! habis waktu! setukuk benar la ini!

Itulah hasil yang disampaikan oleh Tim investibasi Sersan news dari rumah mbah Gugel, kampong Vobia.

INFORMASI GOKIL INI DIAMBIL DARI PROGRAM "SERSAN", 
SERIUS TAPI PLESETAN DI 

SERIUS TAPI PLESETAN - GERAKAN SUMBANG BAKIAK UNTUK MISS RETA!

DARI SEKAPUT ARONG – Masyarakat Kampong Vobia, kini sedang sibuk mengumpulkan bakiak atas bentuk keprihatinan mereka mengenai kasus yang menimpa seseorang yang berisial Aspal. Aspal, adalah salah satu pemuda kelahiran rumah sakit nek pengguling, kampong vobia… yang mempunyai prestasi tujuh tahun menjadi murid kesayangan guru, atau dengan kata lain… tujuh tahun berturut-turut tidak naik kelas.

Aspal, masuk dalam pengadilan Ngeri Kampong Vobia, karena menjadi tersangka atas kasus kehilangan bakiak-nya Miss Komunikasi, Reta Dewi Pertiwi Syahrini Blezensky Dwi Hapsari makan ruti setiap hari dijual dari kek jemali. Bakiak itu… konon dikatakan sebagai “bakiak keramat” yang akan dipergunakan Miss Komunikasi untuk jalan-jalan mencari timong pedar, dan Aspal tertangkap kering setelah Miss Komunikasi melihat pemuda itu memakai bakiak tersebut. Alhasil, akibat dari perbuatan ini… Aspal langsung dilaporkan ke jajaran preman dak jelas, digiring menuju Pengadilan Ngeri Kampong Vobia. Pengadilan Ngeri pun, memutuskan bahwa Aspal telah menyalahi aturan pasal 666 ayat Kanggo KP-KP, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun memberi makan Michael, Kucing kak Reta.

“Hukuman ini sangatlah tidak adil! Masa hanya sekedar mencuri bakiak sajak harus dihukum 5 tahun? Suro merik makan kucing garong, pulak!” hal ini dikatakan oleh Heri Kepalak 4 atas nama Lembaga Penonton Putusan Hukum Kampong Vobia.

Merasa semua ini tidak masuk akal, Heri Kepalak 4 pun membuat gerakan seratus juta bakiak untuk Miss Komunikasi, Kak Reta! Yang konon dikatakan, bakiak tersebut akan disumbangkan orang dari seluruh kampong, dan diberikan kepada wanita tersebut. Untuk membebaskan Aspal dari tuntutan, kemudian bakiak yang terkumpul pun bisa dijual kembali dari Kak Reta… kepada masyarakat yang menyumbangkan. "Aw Ati-ati, kok bi burok siku ooo kini!"

INFORMASI GOKIL INI DIAMBIL DARI PROGRAM "SERSAN", 
SERIUS TAPI PLESETAN DI 

SERIUS TAPI PLESETAN - TENTANGAN DARI PEMBANGUNAN PLTNG (PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NGUME / NGOMEL)

Pembangkit Listrik Tenaga Sembur
DARI SEBELAH SEBELAHNYA, DAN SEBELAHNYA LAGIKrisis listrik di Kampong Vobia mulai harus memaksakan para pemimpin untuk membuat sesuatu yang lebih kreatif. Seperti yang diketahui suplai tenaga listrik yang ada, harus ditambah! Untuk itu, Kupong… Zani Zam Zam berencana untuk membuat sebuah PLTNG di sebelah rumah miss reta. PLTNG adalah Pembangkit Listrik Tenaga Ngume!

    Tapi apa lacur, lagi-lagi rencana ini menuai masalah!// berbagai macam organisasi sok sial pun menentang! Yang mengatakan bahwa PLTNG ini akan berakibat fatal, mengingat radiasi ngume kak Reta bisa membuat hujan turun, petir menyambar keras, dan timbulnya putting Belitung.

   “Miss Reta itu dak dapat diserap tenage ngumenye, kalok dipaksakan, kampong Vobia ini akan mengalami kehancuran seperti Atlantis, Kota Kuno Maya, Gedong WTC Amerika, ataupun Hiroshima dan Nagasaki! Lebe baik rencane itu dibatalkan… jangan sepelekan radiasi dari caci maki!”

   Begitulah yang dikatakan oleh Heri Kepalak tige, selaku pemimpin organisasi sok sial Skin Peace, yang dipenuhi oleh anak-anak Punk. Melihat penolakan ini, Kupong, Keluang, dan pejabat kampong Vobia yang lain pun tidak ingin tinggal diam. Mereka ingin mengadakan lomba ngume massal, sebagai sebuah unjuk rasa pejabat kepada masyarakat, yang mengakibatkan turunnye umean Kak Reta, yang langsung diselingi oleh peristiwa banjir bau bandang.

INFORMASI GOKIL INI DIAMBIL DARI PROGRAM "SERSAN", 
SERIUS TAPI PLESETAN DI 

SERIUS TAPI PLESETAN - KARTU DUKUNGAN PALSU DI PENCALONAN KUPONG KAMPONG VOBIA

Tidak punya KTG (Kartu Tanda Ganteng)
DARI SEBELAH RUMAH NEK MOTRencana pemilihan Kupong Kedua yang akan diselenggarakan di Bulan Februari 2012 harus diramaikan oleh kejadian yang tidak diinginkan. Salah satu bakal calon Kupong dari rumah sakit jiwa independent, yaitu Zavier Azab… terbukti mengumpulkan dukungan dan KTG (alias kartu tanda ganteng) palsu! Sebagai syarat pencalonannya!

   “Kami harus mengumpulkan sebanyak 1999 KTG sebagai syarat untuk menjadi calon kupong! Ini masalah! Karena yang saya tahu, penduduk kampong Vobia ndak ade yang ganteng, kecuali Pak Humas! Adit Linkkar…” inilah keluhan yang disampaikan Zavier Azab begitu diwawancari oleh tim invesitbasi.

   Memang untuk menjadi seorang calon Kupong, alias kepala urusan kampong itu tidak mudah! Melalui persyaratan dan yang disampaikan oleh Komisi Penyeleksian Undur Undur…. Seorang Bakal calon yang datang dari rumah sakit jiwa independent haruslah melengkapi mahar yang berupa : “1999” foto kopi KTG alias Kartu Tanda Ganteng, 200 Ayam Hitam, 100 Gelas kopi pahit, dan sehelai rambut Miss Komunikasi, alias Kak Reta-Olivia-Tri hapsari.

   Hal ini tentu saja akan mendatangkan keuntungan yang sangat mungkin didapat oleh calon kupong incumbent, yaitu Zani Zam Zam. Karena Pencalonan Kupong Berikutnya.. hanya tinggal bersaing dengan tiga pasangan yang berhasil lolos ritual mbah gugel, dan verivikasi. Dimana pasangan pertama adalah Zani dengan Zam Zam, pasangan yang kedua is Zani dengan Zam Zam, dan pasangan yang ketiga adalah… Zani dengan Zam zam.

INFORMASI GOKIL INI DIAMBIL DARI PROGRAM "SERSAN", 
SERIUS TAPI PLESETAN DI 

SERIUS TAPI PLESETAN - MISS KOMUNIKASI DAN PAK KUPER DIGREBEK DALAM HOSTEL

Ke-gape di dalam kardus (bukannya hostel???)
Dari Sebelah kandang ayam – Dalam kasus ini, masyarakat kampong Vobia yang relative tenang-tenang saja tanpa ada basa-basi, mendadak menjadi heboh! Dikarenakan adanya dugaan Miss Reta melakukan affair dengan orang yang mirip dengan Kuper / Kepala perwalian rakyat di sebuah kamar hostel yang belum dibayar.

Miss Reta, dan Kuper. Konon katanya digerebek oleh istri sang pemilik Hostel yang kesal lantaran mereka berdua, telah menunggak sejak tahun 1977 bersamaan dengan tahun berdirinya nyonya menir. Akhirnya, media pun menjadi heboh. Mulai dari Media salah cetak, sampai media rusak elektronik! Pada saat diwawancarai, miss reta mengaku tidak melakukan apapun, begitu juga dengan Pak Kuper. Mereka hanya membicarakan sesuatu tentang “tutup bersama”. Yaitu bagaimana caranya, bersama-sama menutupi hutang hostel mereka yang sudah terlanjur menunggak lantaran dipakai untuk tamunya kupong ataupun Keluang.
“Aku harus menggrebek mereka! Ini kan bulan dak puase, jadi dak mungkin juak usahe kamek puase dapat duit, kan puase makan!// berani berbuat, harus berani bertanggung jawab!” begitu yang dikatakan oleh Yang Split, selaku pemilik Hostel Mundur sejahtera, di kampong Vobia.

Setelah dikonfirmasikan kembali, pada dasarnya Miss Reta dan Pak Kuper tidak ingin melakukan hal apapun karena itu akan membuat cacat citra sok politik mereka. Setelah tim investibasi mengecek kamera CCTV yang ada di dalam kamar hostel, barulah terungkap bahwa mereka berdua memang tidak melakukan apapun, kecuali bersih-bersih di dalam kamar mandi kamar hostel itu. Karena konon ternyata… mereka terpaksa menjadi tukang ledeng dan tukang sikat kamar mandi, sebagai pekerjaan sampingan untuk menutupi hutang di tempat tersebut.

INFORMASI GOKIL INI DIAMBIL DARI PROGRAM "SERSAN", 
SERIUS TAPI PLESETAN DI 

SERIUS TAPI PLESETAN - RICUH DAN HURU HARA KASUS SUAP DI WISMA ATLET GUNDU!

Bukan Kenyang suap. hehehe
DARI SEBELAH PERIGIKasus Suap dan gratifikasi di kampong Vobia semakin memanas. Hari ini, sampai saat berita ini diturunkan, yang tanggalnya saya lupa… Keluang, dipanggil menuju Pengadilan ngeri kampong vobia, sebagai saksi bisu atas adanya Kasus Suap di Wisma Atlet gundu, dan potok lele yang dipersiapkan untuk ajang Pak RT Games.
Seperti yang tidak pernah diberitakan sebelumnya, terkuaknya kasus suap ini lantaran akan buka mulutnya seorang bayi di wisma atlet gundu, yang sedang diberi makan oleh ibunya. Bayi itu bernama Namparudin, dan ibunya bernama nyonya Namparterus.

   “Mule e aku dak tau akan kasus ini bang, tapi pas bayi aku nak mukak mulut… tau-tau die ngeliat ke samping jalan… akhere aku teliat dengan Keluang yang juak nak nyuapek bayi aku! Aku dak terimak… masalae masak bayi aku nak disuapek kan duit logam!” itulah yang dituturkan oleh Nyonya Namparterus kepada redaksi Berita Kampong Vobia, yang berantakan.

   Merasa tidak terima pada saat bayinya ingin disuap uang logam, Nyonya Namparterus pun lantas melaporkan ke jajaran preman terdekat. Alhasil, kasus suap di wisma atlet gundu ini akhirnya meluas… dan kerugian yang diterima oleh pemerintah kampong Vobia pun berkisar sebesar 500 rupiah. Dikarenakan Uang Logam yang dipakai keluang, atau Wani Tata untuk menyuap sang bayi, Namparudin, berasal dari satu-satunya uang yang tersisa di dalam kas Kupong, yang akan dipergunakan untuk menjamu investor kapal sedot dengan jamuan yang berupa permen kojek.

INFORMASI GOKIL INI DIAMBIL DARI PROGRAM "SERSAN", 
SERIUS TAPI PLESETAN DI 

SERIUS TAPI PLESETAN - MASYARAKAT KAMPONG VOBIA MENOLAK "KUPONG" MENDATANGKAN KAPAL SEDOT DI LAUTAN.

ini bukan kapal sedot... :-P
DARI SEBELAH RUMAH  – Rencana Kupong alias “Kepala Urusan kampong” dalam mendatangkan kapal sedot, nampaknya tidak akan berjalan sesuai dengan harapan. Pasalnya, banyak sekali tentangan-tentangan yang dikeluarkan oleh masyarakat Kampong Vobia, dalam bentuk demonstrasi hingga aksi tahan nafas sampai bakar ubi.

    Kupong, sebenarnya… merencanakan untuk mendatangkan Kapal Sedot bukanlah tanpa alasan. Dia melihat lautan, khususnya lautan asmara di kampong vobia cukup memprihatinkan. Dengan banyaknya para pemuda pemudi yang melakukan kegiatan Mogok ambil Tima (alias tiduk makan) setelah tergila-gila dengan miss komunikasi Reta-Olivia-Blezensky.

    “Pak Kupong merencakan untuk mendatangkan kapal sedot, agar lautan asmara bisa dikembalikan lagi ke tempatnya semula, bukan ke hati kak Reta, sehingga kegiatan Tima (atau tiduk makan) bisa kembali berjalan lancar, pembangunan akan membuahkan hasil! Saya setuju!”. Begitulah yang  dikatakan oleh salah satu tukang kebun Kupong, yaitu Bang Kepalak duak. Tapi apalah guna, meskipun didasari oleh perhitungan yang matang, berikut investor yang kaya monyet… rencana itu tetaplah tidak disetujui masyarakat.
“Kamek dak nak laut asmara kamek dikebok! kamek tetap nak kan kak Reta! Kak reta is the beast!” Itulah yang diucapkan Bang Heri Kepalak duak kembali, sebagai salah seorang masyarakat, dan bukan sebagai seorang tukang kebunnya pak Kupong.

INFORMASI GOKIL INI DIAMBIL DARI PROGRAM "SERSAN", 
SERIUS TAPI PLESETAN DI 
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan