SERIUS TAPI PLESETAN - GERAKAN SUMBANG BAKIAK UNTUK MISS RETA!

DARI SEKAPUT ARONG – Masyarakat Kampong Vobia, kini sedang sibuk mengumpulkan bakiak atas bentuk keprihatinan mereka mengenai kasus yang menimpa seseorang yang berisial Aspal. Aspal, adalah salah satu pemuda kelahiran rumah sakit nek pengguling, kampong vobia… yang mempunyai prestasi tujuh tahun menjadi murid kesayangan guru, atau dengan kata lain… tujuh tahun berturut-turut tidak naik kelas.

Aspal, masuk dalam pengadilan Ngeri Kampong Vobia, karena menjadi tersangka atas kasus kehilangan bakiak-nya Miss Komunikasi, Reta Dewi Pertiwi Syahrini Blezensky Dwi Hapsari makan ruti setiap hari dijual dari kek jemali. Bakiak itu… konon dikatakan sebagai “bakiak keramat” yang akan dipergunakan Miss Komunikasi untuk jalan-jalan mencari timong pedar, dan Aspal tertangkap kering setelah Miss Komunikasi melihat pemuda itu memakai bakiak tersebut. Alhasil, akibat dari perbuatan ini… Aspal langsung dilaporkan ke jajaran preman dak jelas, digiring menuju Pengadilan Ngeri Kampong Vobia. Pengadilan Ngeri pun, memutuskan bahwa Aspal telah menyalahi aturan pasal 666 ayat Kanggo KP-KP, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun memberi makan Michael, Kucing kak Reta.

“Hukuman ini sangatlah tidak adil! Masa hanya sekedar mencuri bakiak sajak harus dihukum 5 tahun? Suro merik makan kucing garong, pulak!” hal ini dikatakan oleh Heri Kepalak 4 atas nama Lembaga Penonton Putusan Hukum Kampong Vobia.

Merasa semua ini tidak masuk akal, Heri Kepalak 4 pun membuat gerakan seratus juta bakiak untuk Miss Komunikasi, Kak Reta! Yang konon dikatakan, bakiak tersebut akan disumbangkan orang dari seluruh kampong, dan diberikan kepada wanita tersebut. Untuk membebaskan Aspal dari tuntutan, kemudian bakiak yang terkumpul pun bisa dijual kembali dari Kak Reta… kepada masyarakat yang menyumbangkan. "Aw Ati-ati, kok bi burok siku ooo kini!"

INFORMASI GOKIL INI DIAMBIL DARI PROGRAM "SERSAN", 
SERIUS TAPI PLESETAN DI 

VOB NEWS - HERMANTO BANTAH PERNYATAAN SUHIRMAN (BELITUNG BUKAN DAERAH TERTINGGAL)

VOICE of BELITUNG, BELITUNG -- Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kabupaten Belitung Hermanto membantah informasi yang disampaikan Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sahirman Jumli yang mengatakan kabupaten Belitung masuk dalam 50 daerah tingkat II yang di tetapkan sebagai kabupaten tertinggal.

Menurut ia, sejak tahun 2010 Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) sudah menyerahkan sertifikat yang intinya belitung tidak lagi dikategorikan kabupaten tertinggal.

"Saya cuma ingin mereka begini saja, setiap data yang dikeluarkan di konfirmasi ke nara sumbernya, kalau memang ada penetapan kepresnya ya atau kepres baru yang menyatakan kita masuk daerah tertinggal lagi, ya biarkan saja. Tapi kalau tidak ada dasarnya , jadi apa? Gitu. Jadi kita bersama belitung timur tahun 2010 sudah keluar sertifikat keluar dari garis kemiskinan," kata Hermanto kepada Voice of Belitung Kamis (5/1/2012). (I6)

MBAH GUGEL - AWAS! GANGGUAN DEPRESI.

DISIARKAN DI DALAM ACARA MBAH GUGEL PADA HARI KAMIS 29 DESEMBER 2011, PUKUL 12:30 WIB ONFM 88.00 MHZ VOICE OF BELITUNG (RADIO VOB)
DENGAN MEMPROMOSIKAN SITUS DARI DATA YANG DIAMBIL

ditemukan dari http://id.wikipedia.org

   Depresi adalah suatu kondisi yang lebih dari suatu keadaan sedih, bila kondisi depresi seseorang sampai menyebabkan terganggunya aktivitas sosial sehari-harinya maka hal itu disebut sebagai suatu Gangguan Depresi. Beberapa gejala Gangguan Depresi adalah perasaan sedih, rasa lelah yang berlebihan setelah aktivitas rutin yang biasa, hilang minat dan semangat, malas beraktivitas, dan gangguan pola tidur. Depresi merupakan salah satu penyebab utama kejadian bunuh diri.

Faktor organobiologis karena ketidakseimbangan neurotransmiter di otak terutama serotonin
Faktor psikologis karena tekanan beban psikis, dampak pembelajaran perilaku terhadap suatu situasi sosial
Faktor sosio-lingkungan misalnya karena kehilangan pasangan hidup, kehilangan pekerjaan, paska bencana, dampak situasi kehidupan sehari-hari lainnya

   Menurut Diagnostic and Statistical Manual IV - Text Revision (DSM IV-TR) (American Psychiatric Association, 2000), seseorang menderita gangguan depresi jika: A. Lima (atau lebih) gejala di bawah telah ada selama periode dua minggu dan merupakan perubahan dari keadaan biasa seseorang; sekurangnya salah satu gejala harus (1) emosi depresi atau (2) kehilangan minat atau kemampuan menikmati sesuatu.

1. Keadaan emosi depresi/tertekan sebagian besar waktu dalam satu hari, hampir setiap hari, yang ditandai oleh laporan subjektif (misal: rasa sedih atau hampa) atau pengamatan orang lain (misal: terlihat seperti ingin menangis).
2. Kehilangan minat atau rasa nikmat terhadap semua, atau hampir semua kegiatan sebagian besar waktu dalam satu hari, hampir setiap hari (ditandai oleh laporan subjektif atau pengamatan orang lain)
3. Hilangnya berat badan yang signifikan saat tidak melakukan diet atau bertambahnya berat badan secara signifikan (misal: perubahan berat badan lebih dari 5% berat badan sebelumnya dalam satu bulan)
4. Insomnia atau hipersomnia hampir setiap hari
5. Kegelisahan atau kelambatan psikomotor hampir setiap hari (dapat diamati oleh orang lain, bukan hanya perasaan subjektif akan kegelisahan atau merasa lambat)
6. Perasaan lelah atau kehilangan kekuatan hampir setiap hari
7. Perasaan tidak berharga atau perasaan bersalah yang berlebihan atau tidak wajar (bisa merupakan delusi) hampir setiap hari
8. Berkurangnya kemampuan untuk berpikir atau berkonsentrasi, atau sulit membuat keputusan, hampir setiap hari (ditandai oleh laporan subjektif atau pengamatan orang lain)
9. Berulang-kali muncul pikiran akan kematian (bukan hanya takut mati), berulang-kali muncul pikiran untuk bunuh diri tanpa rencana yang jelas, atau usaha bunuh diri atau rencana yang spesifik untuk mengakhiri nyawa sendiri

   Gejala-gejala tersebut juga harus menyebabkan gangguan jiwa yang cukup besar dan signifikan sehingga menyebabkan gangguan nyata dalam kehidupan sosial, pekerjaan atau area penting dalam kehidupan seseorang.

   Cara menanggulangi depresi berbeda-beda sesuai dengan keadaan pasien, namun biasanya merupakan gabungan dari farmakoterapi dan psikoterapi atau konseling. Dukungan dari orang-orang terdekat serta dukungan spiritual juga sangat membantu dalam penyembuhan.

DISIARKAN DI DALAM ACARA MBAH GUGEL PADA HARI KAMIS 29 DESEMBER 2011, PUKUL 12:30 WIB ONFM 88.00 MHZ VOICE OF BELITUNG (RADIO VOB)
DENGAN MEMPROMOSIKAN SITUS DARI DATA YANG DIAMBIL

MBAH GUGEL - GANGGUAN JIWA KATEGORI RINGAN, NEUROSIS.

DISIARKAN DI DALAM ACARA MBAH GUGEL PADA HARI KAMIS 29 DESEMBER 2011, PUKUL 12:30 WIB ONFM 88.00 MHZ VOICE OF BELITUNG (RADIO VOB)
DENGAN MEMPROMOSIKAN SITUS DARI DATA YANG DIAMBIL

penulis : Kuntjojo, didapatkan dari http://ebekunt.wordpress.com

Neurosis kadang-kadang disebut psikoneurosis dan gangguan jiwa (untuk membedakannya dengan psikosis atau penyakit jiwa. Menurut Singgih Dirgagunarsa (1978 : 143), neurosis adalah gangguan yang terjadi hanya pada sebagian dari kepribadian, sehingga orang yang mengalaminya masih bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan biasa sehari-hari atau masih bisa belajar, dan jarang memerlukan perawatan khusus di rumah sakit.

Berdasarkan pendapat mengenai neurosis dari para ahli tersebut dapat diidentifikasi pokok-pokok pengertian mengenai neurosis sebagai berikut:
a. Neurosis merupakan gangguan jiwa pada taraf ringan.
b. Neurosis terjadi pada sebagian kecil aspek kepribadian.
c. Neurosis dapat dikenali berdasarkan gejala yang paling menonjol yaitu kecemasan.
d. Penderita neurosis masih mampu menyesuaikan diri dan mampu melakukan aktivitas sehari-hari.
e. Penderita neurosis tidak memerlukan perawatan khusus di rumah sakit jiwa.

1. Neurosis cemas (anxiety neurosis atau anxiety state)
a. Gejala-gejala neurosis cemas
Tidak ada rangsang yang spesifik yang menyebabkan kecemasan, tetapi bersifat mengambang bebas, apa saja dapat menyebabkan gejala tersebut. Bila kecamasan yang dialami sangat hebat maka terjadi kepanikan.
1) Gejala somatis dapat berupa sesak nafas, dada tertekan, kepala ringan seperti mengambang, lekas lelah, keringat dingan, dst.
2) Gejala psikologis berupa kecemasan, ketegangan, panik, depresi, perasaan tidak mampu, dst.

2. Histeria
   Histeria merupakan neurosis yang ditandai dengan reaksi-reaksi emosional yang tidak terkendali sebagai cara untuk mempertahankan diri dari kepekaannya terhadap rangsang-rangsang emosional. Pada neurosis jenis ini fungsi mental dan jasmaniah dapat hilang tanpa dikehendaki oleh penderita. Gejala-gejala sering timbul dan hilang secara tiba-tiba, teruma bila penderita menghadapi situasi yang menimbulkan reaksi emosional yang hebat.

3. Neurosis fobik
   Neurosis fobik merupakan gangguang jiwa dengan gejala utamanya fobia, yaitu rasa takut yang hebat yang bersifat irasional, terhadap suatu benda atau keadaan. Fobia dapat menyebabkan timbulnya perasaan seperti akan pingsan, rasa lelah, mual, panik, berkeringat, dst.

4. Neurosis obsesif-kompulsif
   Istilah obsesi menunjuk pada suatu ide yang mendesak ke dalam pikiran atau menguasai kesadaran dan istilah kompulsi menunjuk pada dorongan atau impuls yang tidak dapat ditahan untuk tidak dilakukan, meskipun sebenarnya perbuatan tersebut tidak perlu dilakukan.

5. Neurosis depresif
   Neurosis depresif merupakan neurosis dengan gangguang utama pada perasaan dengan ciri-ciri : kurang atau tidak bersemangat, rasa harga diri rendah, dan cenderung menyalahkan diri sendiri. Gejala-gejala utama gangguan jiwa ini adalah :
1) gejala jasmaniah : senantiasa lelah.
2) gejala psikologis : sedih, putus asa, cepat lupa, insomnia, anoreksia, ingin mengakhiri hidupnya, dst.

6. Neurasthenia
   Neurasthenia disebutjuga penyakit payah. Gejala utama gangguan ini adalah tidak bersemangat, cepat lelah meskipun hanya mengeluarkan tenaga yang sedikit, emosi labil, dan kemampuan berpikir menurun.

DISIARKAN DI DALAM ACARA MBAH GUGEL PADA HARI KAMIS 29 DESEMBER 2011, PUKUL 12:30 WIB ONFM 88.00 MHZ VOICE OF BELITUNG (RADIO VOB)
DENGAN MEMPROMOSIKAN SITUS DARI DATA YANG DIAMBIL

MBAH GUGEL - STRESS! APA ITU?

DISIARKAN DI DALAM ACARA MBAH GUGEL PADA HARI KAMIS 29 DESEMBER 2011, PUKUL 12:30 WIB ONFM 88.00 MHZ VOICE OF BELITUNG (RADIO VOB)
DENGAN MEMPROMOSIKAN SITUS DARI DATA YANG DIAMBIL

    PENYAKIT JIWA... ADALAH SEBUAH PENYAKIT YANG BISA MENGGANGGU MASA DEPAN, DAN KEMAJUAN ANDA! MESKIPUN JIKA TERKENA PENYAKIT INI, ANDA AKAN TENAR KARENA JADI OBROLAN ORANG LAIN. WAKAKAKAKA... TAPI, APAKAH ANDA INGIN TAHU APA SAJA JENIS-JENIS PENYAKIT JIWA ITU? DENGARKAN HASIL DARI BROWSING UNTUK REFERENSI MBAH GUGEL KALI INI!

ditemukan dari http://id.wikipedia.org
koleksi gambar http://www.worldhealth.net
Stres adalah suatu kondisi anda yang dinamis saat seorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu itu dan yang hasilnya dipandang tidak pasti dan penting. Stress adalah beban rohani yang melebihi kemampuan maksimum rohani itu sendiri, sehingga perbuatan kurang terkontrol secara sehat.

PENYEBAB STRESS
1. Faktor lingkungan
   Selain memengaruhi desain struktur sebuah organisasi, ketidakpastian lingkungan juga memengaruhi tingkat stres para karyawan dan organisasi. Perubahan dalam siklus bisnis menciptakan ketidakpastian ekonomi, misalnya, ketika ekonomi memburuk orang merasa cemas terhadap kelangsungan pekerjaannya.

2. Faktor organisasi
   Banyak faktor di dalam organisasi yang dapat menyebabkan stres. Tekanan untuk menghindari kesalahaan atau menyelesaikan tugas dalam waktu yang mepet, beban kerja yang berlebihan, atasan yang selalu menuntut dan tidak peka, dan rekan kerja yang tidak menyenangkan adalah beberapa di antaranya. Hal ini dapat mengelompokkan faktor-faktor ini menjadi tuntutan tugas, peran, dan antarpribadi.

3. Faktor pribadi
   Faktor-faktor pribadi terdiri dari masalah keluarga, masalah ekonomi pribadi, serta kepribadian dan karakter yang melekat dalam diri seseorang.
Survei nasional secara konsisten menunjukkan bahwa orang sangat mementingkan hubungan keluarga dan pribadi. berbagai kesulitan dalam hidup perkawinan, retaknya hubungan, dan kesulitan masalah disiplin dengan anak-anak adalah beberapa contoh masalah hubungan yang menciptakan stres.

   Masalah ekonomi karena pola hidup yang lebih besar pasak daripada tiang adalah kendala pribadi lain yang menciptakan stres bagi karyawan dan mengganggu konsentrasi kerja karyawan. faktor individual yang secara signifikan memengaruhi stres adalah sifat dasar seseorang. Artinya, gejala stres yang diekspresikan pada pekerjaan bisa jadi sebenarnya berasal dari kepribadian orang itu.

DISIARKAN DI DALAM ACARA MBAH GUGEL PADA HARI KAMIS 29 DESEMBER 2011, PUKUL 12:30 WIB ONFM 88.00 MHZ VOICE OF BELITUNG (RADIO VOB)
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan